🦧 5 Tokoh Alkitab Yang Sombong
JikaAnda butuh kata-kata motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, Anda datang ke tempat yang tepat. Di artikel ini Anda akan mendapatkan ratusan kutipan (quotes) bijak terbaik dari tokoh-tokoh dunia.Untuk memudahkan Anda, saya telah membagi kumpulan kutipan motivasi ini menjadi 8 bagian yaitu: sasaran, bertindak (action), fokus, kehidupan, karyawan, hubungan
Selainitu, kata-kata bijak rohani Kristen membuatmu menyadari bahwa kamu tidak sendiri, dengan meyakini Tuhan selalu di sisimu. Sebagai seorang Kristen, membaca kata-kata bijak dalam Alkitab tentu akan menjadi kekuatan tersendiri. Dengan berserah diri, kamu akan menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, tenang, dan rendah hati.
Untukmembantu kita memahami dan melihat kesabaran Tuhan atas hidup kita, mari melihat beberapa contoh tokoh Alkitab yang menjalani kehidupannya yang kerap jatuh bangun dalam dosa. 1. Gomer (Hosea 1-3) Gomer adalah seorang wanita yang berasal dari latar belakang pelacur (baca kisahnya dalam Hosea 1: 2-3).
Sebelumkita membahas kedewasaan yang Alkitab ajarkan, kita perlu mengerti terlebih dahulu realitas kedewasaan itu sendiri. 1. Kedewasaan: Proses. Hal pertama yang perlu kita perhatikan tentang kedewasaan bahwa kedewasaan adalah suatu proses. Tidak ada orang yang dari kecil tiba-tiba langsung berubah menjadi dewasa baik dari segi usia, iman
TUHANitu tinggi, namun Ia melihat orang yang hina, dan mengenal orang yang sombong dari jauh. – Mazmur 138:6. Ada teman yang perlu dikuatkan dan diberkati? Bagikan juga video ayat Alkitab yang Menguatkan Ketika Merasa Tidak Dihargai di bawah ini! Cocok juga jadi bahan renungan pribadi atau dalam komunitas.
b Dua hal yang berbeda yang terlihat bertentangan di dalam dua Injil dapat juga berarti dua hal yang terjadi secara berlainan. Sebagai contoh, mungkin Yesus telah bertemu terlebih dahulu dengan Simon dan Andreas seperti yang diceritakan di dalam Yoh 1:35-42. Dalam kesempatan tersebut Simon dan Andreas telah berbincang-bincang dengan Yesus.
IPTEKadalah akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Ilmu adalah pengetahuan dan yang sudah diklarifikasi, diorganisasi, disistematisasi, dan diinterpretasi, menghasilkan kebenaran obyektif, sudah diuji kebenarannya, dan dapat diuji ulang secara ilmiah. [5] Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, ilmu pengetahuan adalah pengetahuan tentang
10 Apa yang bisa kita pelajari dari Firman Allah? 10 Yehuwa adalah ’Pengajar kita yang Agung’, dan Dia memberikan contoh-contoh di Alkitab untuk mengajar kita. (Yes. 30:20, 21) Kita bisa belajar tentang banyak tokoh Alkitab yang menunjukkan sikap-sikap yang membuat Yehuwa senang, termasuk sikap sadar diri.Kita juga bisa menarik pelajaran dari akibat buruk yang
Iniadalah tindakan yang tepat untuk merespon pertolongan Tuhan. Ketika Tuhan bertindak menyelamatkanmu maka katakanlah “ini perbuatan Tuhan”. Kita mengenal Tuhan ketika Tuhan bertindak dalam hidup kita. Maka jangan pernah sombong ketika kita berhasil dalam hidup ini katakana semuanya adalah karena pengasihan Tuhan.
KesombonganJadi Awal Dari Kehancuran Tokoh Alkitab Ini. Lori Official Writer. 799. Tersandung jatuh ditengah kesuksesan, karena tak mau mendengar nasihat atau teguran, kisah seperti ini sering kita jumpai dalam kehidupan. Kesombongan menjadi salah satu faktornya. Pada hal nasihat tentang kesombongan sering kita dengar, salah satunya contohnya
Tuhanyang telah mempersatukan kita dalam satu Tuhan, satu iman dan satu baptisan. Yakobus 3: 13-18 HIKMAT YANG DARI ATAS. Hosea 1: 2-9 Tuhan Setia Dalam KasihNya. Keluaran 15: 19-21 Bernyanyilah Bagi Tuhan. Mazmur 4:2-9 Percayalah Kepada Tuhan. Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Khotbah Minggu Efesus 4: 1-7 Memelihara
Amsal 16:5) Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 25-27. Istilah bahasa Yunani untuk kesombongan adalah hyperephania. Artinya, “membusungkan diri dengan angkuh.” Orang sombong berlagak dirinya lebih baik dari orang lain karena mengira dirinya lebih hebat dari yang sebenarnya. Kesombongan Raja Saul mengakibatkan dia berkali-kali berusaha
VI6h. Lori Official Writer Sejak lahir, setiap orang diberi nama sebagai identitas dan penanda. Biasanya nama akan diberikan oleh orangtua setelah anak lahir ke dunia. Tapi tahukah kamu jika pemberian nama ini sudah ada sejak dulu. Di zaman Alkitab, seseorang seringnya diberi nama sesuai dengan watak atau karakternya. Misalnya nama Raja Daud yang berarti Terkasih’. Dalam kehidupannya Daud memang dikenal sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan. Tapi seiring berjalannya waktu, seseorang bisa saja berganti nama. Pergantian nama ini bisa terjadi karena berbagai faktor, bisa karena pilihan sendiri atau karena kondisi tertentu. Alkitab sendiri mencatat beberapa nama yang pernah berubah nama. Tapi uniknya nama asli mereka diubah langsung oleh Tuhan sendiri. Berikut 5 tokoh Alkitab yang namanya diubah oleh Tuhan 1. Abram menjadi Abraham Tuhan memanggil Abram keluar dari kampung halamannya Haran, yang sudah dipenuhi dengan penyembahan berhala. Kala itum, Abram sudah memiliki hampir semua yang dia inginkan dalam hidup, kecuali punya anak. Istrinya Sarai mandul. Tapi Tuhan sendiri justru memilih Abram setelah dia beranjak tua dan pergi ke tanah yang Tuhan janjikan. “Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.” Kejadian 12 4 Tuhan melihat ketaatan hati Abram. Sejak itulah Tuhan berjanji akan selalu menyertainya. Saat itu pula Tuhan mengubah nama Abram menjadi Abraham. “Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.” Kejadian 17 5 Tuhan mengubah nama Abram yang artinya Bapa yang ditinggikan’ menjadi Abraham yang berarti Bapa dari banyak bangsa’. Tuhan mengubah namanya karena perubahan peran yang Tuhan berikan atas hidupnya. 2. Sarai menjadi Sara Istri Abraham, Sarai, juga berubah nama. Sama seperti suaminya, Tuhan mengubah nama Sarai menjadi Sara. “Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya.” Kejadian 17 15 Sarai sendiri memiliki arti putriku’, dimana kehormatannya hanya terbatas dalam keluarga saja. Karena itulah Tuhan mengubah namanya menjadi Sara yang artinya seorang putri’ dari banyak bangsa. Baca Juga FaktaAlkitab - NAMA-NAMA ALLAH YANG SEBENARNYA 3. Saulus menjadi Paulus Kisah pertobatan yang paling menginspirasi dalam Alkitab adalah kisah tentang Saulus. Kala itu, Saulus baru saja menerima surat dari para pemimpin agama Yahudi untuk melakukan perjalanan dan mensterilisasi gereja dari kaum Yudea. Saulus diberi wewenang untuk memukul, memenjarakan dan melempari orang percaya sampai mati. Stefanus sendiri adalah salah satu martir yang dilempari batu sampai mati. Tapi saat dalam perjalanannya ke Damaskus, Yesus justru menampakkan diri. Seketika itulah matanya menjadi buta. Dalam prosesnya, Tuhan memulihkan penglihatan Saulus dengan mujizat. BACA HALAMAN BERIKUTNYA ->Sejak itulah dia mulai menaruh iman percaya kepada Yesus. Dia terus menggali firman Tuhan dan takjub dengan segala pekerjaan yang dilakukan Yesus. Diapun ditugaskan menjadi seorang rasul. Dalam perjalanan penginjilan itulah nama Saulus diubah menjadi Paulus. Jika nama Saulus sebelumnya berarti penghancur’ maka nama Paulus memiliki arti orang yang kecil’. Dia adalah seorang pria yang dulunya sangat disegani dan ditakuti menjadi pria yang menganggap dirinya bukan siapa-siapa karena Kristus. 4. Simon menjadi Petrus Yesus mengubah nama Simon menjadi Petrus atau Kefas yang artinya batu karang. Tuhan mengubah nama tersebut sebagai representasi apa yang dia lakukan untuk gereja. “Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas artinya Petrus.” Yohanes 1 42 Saat itu Petrus tidak tahu peran yang Tuhan berikan kepadanya. Dia hanya taat mengikuti panggilan yang Tuhan sampaikan. Hingga akhirnya, dia membangun gereja Tuhan dan memperluas pelayanan pengabaran injil ke bangsa-bangsa. “Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Matius 16 18-19 Baca Juga Mengalami Kebebasan di Balik Nama Baru 5. Yakub menjadi Israel Kelahiran Yakub hanya beberapa detik setelah kembarannya Esau. Bati yang namanya berarti memegang tumit’ itu lahir dengan memegang kaki saudaranya. Bahkan saat tumbuh dewasa, karakter Yakub ini semakin kelihatan. Dia berusaha mendapatkan hak kesulungan dari kakaknya Esau. Bertahun-tahun kemudian, Yakub dan Esau menghadapi konflik dan memaksanya untuk kabur. Kejadian 32 mengisahkan ketegangan hubungan yang dialami oleh saudara kembar ini. Dalam pengungsiannya, Tuhan datang menghampiri Yakub. Lalu dia mulai bergulat dengan Tuhan sampai pinggul Yakub robek. Dia memaksa Tuhan untuk memberkatinya. “Lalu kata orang itu "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku." Bertanyalah orang itu kepadanya "Siapakah namamu?" Sahutnya "Yakub." Lalu kata orang itu “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.”” Kejadian 32 26-28 Nama Baru Bagi Orang Kristen Orang Kristen percaya bahwa saat mereka memasuki kerajaan kekal, Tuhan akan memberi mereka nama baru. Mungkin sama seperti Abraham, Sara, Paulus, Petrus dan Yakub, nama kita akan mencerminkan peran kita dalam kerajaan Allah maupun karakter dan kepribadian kita. Tuhan memanggil seseorang dengan nama tertentu karena nama itu adalah cerminan dari apa yang mereka lakukan. Seperti halnya Yesaya yang namanya berarti keselamatan dari Tuhan’ atau Yehezkiel yang artinya Tuhan akan menguatkan’. Bahkan nama Yesus sendiri memiliki arti yang diurapi Allah’. Tuhan mengenali kita dengan nama, bahkan sebelum kita dilahirkan. Tuhan tahu apa yang Dia ingin lakukan atas hidup kita, sekalipun kita tidak tahu apa-apa. Sumber Halaman Tampilkan per Halaman
Lori Official Writer Bagi semua agama, doa adalah bagian penting peribadatan. Sementara bagi orang Kristen, doa menjadi hal yang sangat penting karena dianggap sebagai napas hidup bagi orang percaya. Tapi apakah Anda tahu jika doa syafaat atau doa yang ditujukan untuk kepentingan orang lain dan bahkan untuk bangsa sangat berdampak besar. Di dalam Alkitab, kita bisa mengenali tiga tokoh yang berdoa untuk pengampunan bagi bangsanya. 1. Musa Salah satu tokoh Alkitab yang dikenal gigih berdoa bagi bangsanya adalah Musa. Bukan hanya berdoa, tetap Musa rela minta ampun bagi bangsa Israel yang telah membuat patung lembu emas sebagai berhala. Demi pengampunan bangsanya, Musa bahkan rela namanya dihapus dari kitab yang ditulis Tuhan. “Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu-dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis.” Keluaran 32 32 Baca Juga KataAlkitab Bukan Hanya Cinta Tuhan, Tapi Dua Tokoh Alkitab Ini Cinta Bangsanya 2. Ratu Ester Ester adalah salah satu tokoh perempuan di dalam Alkitab yang memiliki keberanian untuk menyelamatkan bangsanya dari rencana jahat Haman. Ester mulai berdoa puasa selama 3 hari sebelum siap menghadap raja untuk menyampaikan kegelisahan hatinya itu. “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” Ester 4 16 Dari ayat ini, Ester menunjukkan keberaniannya dan siap menerima segala risiko yang mungkin akan dia tanggung demi memperjuangkan keselamatan bangsa Israel. 3. Abraham Abraham adalah salah satu tokoh Alkitab yang perlu diteladani dalam hal berdoa syafaat. Hubungannya yang dekat dengan Tuhan, membuatnya memiliki keberanian untuk bernegosiasi dengan Tuhan terkait keselamatan kota Sodom dan Gomora. Dia tahu betul bahwa Tuhan memiliki hati yang penuh dengan belas kasihan. Karena itu dia terus bernegosiasi dengan Tuhan tentang jumlah orang yang perlu diselamatkan di kota itu, hingga akhirnya Tuhan setuju untuk menyelamatkan 10 orang saja dari kota tersebut. Bukan hanya itu, Abraham berhasil membuat Tuhan berjanji untuk tidak akan lagi memusnahkan kota tersebut karena 10 orang yang Dia selamatkan. Baca Juga 4 Tokoh Alkitab Ini Ajarkan Kita Soal Hidup Penuh Sukacita Sayangnya, Tuhan tidak mendapati 10 orang dari kota itu. Hanya keluarga Lot saja yang benar. Sehingga Tuhan tetap menghancurkan kota tersebut Kejadian 18 20-33. Doa syafaat adalah hal yang penting dan serius, karena seseorang datang kepada Tuhan tidak dengan membawa agenda pribadinya melainkan datang untuk berdoa bagi keselamatan orang lain, kota, gereja dan bahkan suatu bangsa. BACA HALAMAN BERIKUTNYA ->Doa syafaat dalam Bahasa Ibrani disebut dengan PAGA. Artinya, berdoa atau meminta dengan sangat. Sedangkan dalam Bahasa Yunani disebut ENTUGCHANO. Artinya bersyafaat atau melakukan petisi kepada Tuhan. Tahukah Anda bahwa Yesus adalah pendoa syafaat bagi kita Roma 8 34. Yesus rela mati supaya kita memperoleh kehidupan kekal dalam nama-Nya. Karena itu setiap kali kita berdoa, kita menyatakan “Di dalam nama Tuhan Yesus.” Sebagai umat Tuhan, kita memiliki peran untuk menyatakan kehendak Allah di dunia ini. Salah satunya dengan menjadi pendoa syafaat bagi orang-orang yang kita kenal, pemerintah dan bangsa kita. Baca Juga Apa Kata Alkitab Mengenai Kuasa Doa? Demikian 5 Ayat FirmanNya… Bahkan secara spesifik, Tuhan menyatakan dalam Yehezkiel 22 30 bahwa Tuhan mencari orang-orang yang mau berdiri di hadapan-Nya untuk mempertahankan bangsanya. Namun pada masa itu, tidak seorangpun yang didapatinya memiliki hati untuk berdoa syafaat. Di masa-masa sulit ini, di tengah pandemi yang berkepanjangan mari datang kepada Tuhan untuk membela dan berjuang bagi negeri kita. Marib bernegosiasi dengan Tuhan tentang situasi saat ini, dimana ada begitu banyak orang yang kehilangan, kemiskinan dan kelaparan dimana-mana serta frustrasi dan stress akibat terlalu lama tinggal di rumah. Bertepatan dengan bulan dimana Indonesia juga akan merayakan hari peringatan kemerdekaannya, mari berdoa syafaat supaya Tuhan menyatakan kehendak dan kerajaan-Nya yang berdaulat atas Indonesia. Biar ke depan bangsa ini semakin maju dan kuat menghadapi setiap tantangan yang datang silih berganti. Bagi Anda yang saat ini sedang membutuhkan dukungan doa dalam menghadapi pergumulan dan persoalan hidup, Anda tidak pernah sendirian. Hubungi Sahabat 24 kami di Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik Sumber Halaman Tampilkan per Halaman
Lori Official Writer Tersandung jatuh ditengah kesuksesan, karena tak mau mendengar nasihat atau teguran, kisah seperti ini sering kita jumpai dalam kehidupan. Kesombongan menjadi salah satu faktornya. Pada hal nasihat tentang kesombongan sering kita dengar, salah satunya contohnya cerita rakyat Maling Kundang. Alkitab juga mengingatkan dan memberikan contoh bahayanya kesombongan. Ini adalah kisah seorang pria hebat yang diurapi Tuhan sejak lahir. Ia diandalkan bangsanya, namun hidupnya berakhir dengan kehancuran. SIAPAKAH DIA? Dia adalah Simson. Simson adalah salah seorang hakim Israel dari suku Dan. Sebelum dilahirkan, Simson sudah diserahkan kepada Allah untuk menjadi nazir Allah seumur hidup. "Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin." Hakim 133-5. Alkitab menuliskan bahwa Roh Allah ada dalam Simson, dan ia diberikan kemampuan yang sangat luar biasa untuk melakukan perbuatan-perbuatan ajaib dengan kekuatan fisiknya. Kekuatan Simson mampu membunuh singa dengan tangan kosong, mengalahkan 30 orang di Askelon, memukul mati 1000 orang Filistin dengan tulang keledai, mencabut pintu-pintu gerbang kota Gaza, dan menghancurkan kuil Dagon hingga menewaskan 3000 orang Filistin. Meski memiliki kekuatan jasmani yang hebat namun Simson memiliki moralitas yang lemah. Sebagai manusia kuat, Simson justru dikendalikan oleh nafsunya. Hal ini ditunjukan saat Simson mengabaikan nasehat orangtuanya untuk mencari istri dari kalangan wanita Israel. Simson justru lebih tertarik dengan wanita-wanita yang berasal dari bangsa penyembah berhala. Alkitab setidaknya menuliskan bahwa Simson menjalin kasih dengan 3 wanita asing, yakni wanita di Timna, perempuan sundal di Gaza dan Delila. BACA HALAMAN BERIKUTNYA -> Sumber Halaman 12Tampilkan Semua
5 tokoh alkitab yang sombong