⛳ Soal Un Sma 2017 Fisika
Soalun fisika 2017 dan pembahasannya pdf. Jika kita amati di bawah mikroskop terlihat seperti gambar berikut. Soal-soal ini dibuat sama. Dan bukan cuma buat UN SMA doang Zenius juga udah punya ribuan paket soal lengkap yang bisa lo download secara GRATIS mulai dari SBMPTN SIMAK UI UTUL UGM USM STAN dan banyak lagi.
Berhubungjumlah soal sebanyak 40 soal, maka kami bagi menjadi dua posting masing-masing sebanyak 20 soal. Berikut soal jawab Fisika UN SMA 2017 No.21-40. Untuk mempercepat loading blog ini, sengaja pilihan beberapa soal kami hilangkan. Semoga bermanfaat. 21. UN Fisika SMA 2017 Grafik di bawah ini merupakan data dari
View FISIKA 25 at SMA Negeri 4 Bekasi. diaurrahman.wordpress.com UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 UTAMA SMA/MA PROGRAM STUDI IPA/MIPA FISIKA Kamis, 13 April 2017 (10.30
Langsungsaja deh, berikut ini adalah link download soal UCUN SMA 2017 program studi IPA untuk mata pelajaran Fisika: Soal Prediksi UN Fisika 2017 SMA Program Studi IPA Paket B12 Bila adik-adik ingin melihat tampilan file sebelum mendownloadnya, berikut ini adalah tampilan file soal Try Out UN 2017 SMA yang dapat dilihat pada kotak tampilan
Semogamateri yang disajikan ini dapat membantu dalam meraih prestasi dalam lomba OSN Fisika SMA tingkat Kabupaten-Kota yahg akan dijalani oleh siswa-siswi SMA. Berikut keseluruhan pembahasan soal di bawah ini : osk fisika 2004 ; soal 31. osk fisika 2004 ; soal 32. osk fisika 2004 ; soal 33. Untuk soal no. 1-30, silahkan untuk mendownloadnya
Tidakperlu khawatir karena bersama kak ajaz dan pak anang kamu bisa banyak belajar untuk mendalami soal-soal UN Matematika. Pembahasan soal UN fisika SMA tahun 2017 1-20 1. Perhatikan grafik hubungan gaya ΔF dengan pertambahan panjang Δx pada suatu pegas di bawah. Sinar katoda bergerak dari S ke R D. Selain dari bentuk soal yang mengalami
byAdmin Fisika ID · Published 22 December 2014 · Updated 24 October 2020. Berikut ini, kami berikan kepada teman-teman semua soal-soal Ujian Nasional SMA tahun 2013/2014. Silakan teman-teman download secara gratis di halaman ini. 1. Soal UN Fisika 2013/2014 Tipe A. 2. Soal UN Fisika 2013/2014 Tipe B. 3.
SoalTO UN SMA DKI 2017 ini bisa diunduh dengan mengklik link download yang ada di bawah, atau dengan mengklik link soal TO UN SMA DKI 2017 yang ada pada posting artikel blog ini. Soal ini disusun sesuai Kisi-kisi SKL UN 2017
SMA 2017 Untuk Jurusan IPA Soal UN Bahasa Indonesia SMA 2017 Soal UN Bahasa Inggris SMA 2017 Soal UN Matematika SMA 2017 Soal UN Fisika SMA 2017 Soal UN Kimia Kategori SMA , UNBK/UN Tag jadwal tryout , soal tryout , tryout , tryout sma , tryout UN 2017 , tryout UNBK 2017 , UNBK 10 Komentar
Untukbisa mendapatkan Nilai ujian Nasional yang baik latihan mengerjakan soal-soal Ujian Nasional menjadi sangat penting untuk melatih kemampuan dalam menerima materi-materi pelajaran yang telah diberikan. Silahkan klik download untuk dapat mengerjakan soal latihan UN 2017 ini. (Sumber : forumgurunusantara.blogspot.co.id)
PembahasanSoal UN Fisika SMA 2017 by Fisika Sekolah on March 13 2018 in PAS-UN-USBN Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK disebut juga Computer Based Test CBT adalah sistem pelaksanaan ujian nasional. Elastisitas Perhatikan
Pembahasansoal un fisika 2017 ini dilengkapi file pdf dan video pembahasannya. Namun, sebelum download alangkah baiknya juga download soal un fisika sma tahun 2018 dan latihan soal, try out dki, hingga try out online dari soal unbk sma tahun 2019 matematika program ips paket 2. Di bawah ini adalah soal un fisika sma tahun
szLkNW. Pembahasan soal sebelumnya ⇒ Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 26 - 30 Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 No. 31 Daya yang dihasilkan dari bunyi mesin diesel pada jarak R sebesar 10π watt dan intensitas bunyi yang terdengar sebesar 70 dB. "Intensitas ambang bunyi $10^{-12} \ maka jarak R tersebut dari mesin diesel adalah"… A. 0,5 km B. 1,0 km C. 1,5 km D. 2,5 km E. 3,0 km Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 No. 32 Seberkas cahaya dilewatkan pada kisi difraksi dengan 200 akan dihasilkan garis pita terang kedua pada layar berjarak 6 mm dari terang pusat. "Kisi difraksi kemudian diganti dengan 500 maka jarak pita terang ke 6 pada layar mempunyai jarak dari terang pusat adalah"… A. 6 mm B. 12 mm C. 16 mm D. 24 mm E. 45 mm Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 No. 33 Perhatikan rangkaian berikut ! Besar daya hambatan 2 ohm adalah… A. 2 watt B. 4 watt C. 5 watt D. 6 watt E. 9 watt Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 No. 34 Perhatikan gambar rangkaian 5 lampu berikut ! Lampu identik F dipasang pada kawat antara P dan Q. Bagaimana keadaan nyala lima lampu tersebut? A. Lampu D dan E menyala lebih terang dari semula B. Lampu A, B, C menyala lebih terang dari semula C. Lampu D dan E menyala lebih terang dari pada A, B, dan C D. Lampu D dan E lebih redup dari semula E. Lampu D dan E terang, sama dengan keadaan awal. Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 No. 35 Dua benda bermuatan listrik Q1 dan Q2 berjarak r cm menimbulkan gaya tolak-menolak sebesar 10 N. Kemudian muatan Q1 digeser sehingga gaya yang timbul sebesar 40 N. Konstanta k = maka muatan Q1 harus digeser sebesar … A. 1/2 r menjauhi Q2 B. 1/2 r mendekati Q2 C. 1 r menjauhi Q2 D. 2r mendekati Q2 E. 2r menjauhi Q2 Pembahasan soal selanjutnya ⇒ Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 36 - 40 Daftar Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 1 - 5Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 6 - 10Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 11 - 15Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 16 - 20Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 21 - 25Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 26 - 30Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 31 - 35Soal dan Pembahasan UN Fisika SMA Tahun 2017 36 - 40
Ujian Nasional tahun 2018 tinggal beberapa bulan lagi. Para calon peseta UN atau UNBK harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin. salah satu adalah dengan mempelajari soal-soal UN tahun sebelumnya. Persiapan yang matang akan mendapatkan hasil yang maksimal. Pada kesempatan kali ini UNOSNZA akan membagikan Soal Ujian Nasional Fisika Tahun 2017 dalam bentuk file PDF. UNOSNZA juga membagikan pembahasan Soal Ujian Nasional Fisika Tahun 2017. Berikut ini silahkan lihat view Soal Ujian Nasional Fisika Tahun 2017
Lompat baca ke bagian berikut 1 Soal UN Fisika 2017 no. 222 Soal UN Fisika 2017 no. 233 Soal UN Fisika 2017 no. 244 Soal UN Fisika 2017 no. 255 Soal UN Fisika 2017 no. 266 Soal UN Fisika 2017 no. 277 Soal UN Fisika 2017 no. 288 Soal UN Fisika 2017 no. 299 Soal UN Fisika 2017 no. 3010 Soal UN Fisika 2017 no. 31 Sejumlah gas ideal, dengan volume V dan suhu T ditempatkan dalam tabung tertutup. Tekanan gas mula-mula P N/m2. Jika tekanan gas diubah menjadi 2P, maka … A. Volume gas akan menjadi 2V pada suhu tetap B. Volume gas akan menjadi ½V pada suhu tetap C. Suhu gas akan menjadi ½T pada volume tetap D. Suhu gas akan menjadi 2T dan volume menjadi 2V E. Volume gas menjadi ½V dan suhu gas menjadi 4T Pembahasan Persamaan Keadaan untuk gas ideal adalah pV = nRT Mula-mula tekanan gas ideal adalah P, volumenya V dan suhunya T sehingga persamaan keadaannya pada kondisi ini persis sama dengan persamaan di atas, yaitu PV = nRT Sekarang jika tekanan dinaikkan menjadi 2P, maka Pilihan A pasti salah sebab jika suhu tetap maka persamaan akan menjadi 4PV = nRT. Ini tidak boleh terjadi sebab sistem berada dalam keadaan tertutup dan persamaan keadaan PV = nRT pada keadaan sebelumnya selalu harus terpenuhi . Pilihan B benar sebab jika volume menjadi ½ V, maka untuk suhu tetap persamaan keadaan menjadi 2P1/2 V = nRT atau PV = nRT. Persamaan keadaan tetap sama dengan keadaan awalnya. Pilihan C pasti salah sebab jika suhu gas menjadi ½ T pada volume tetap maka persamaan keadaan tidak akan terpenuhi lagi yaitu 2PV = nR1/2 T atau 4PV = nRT. Persamaan terakhir ini tidak dengan persamaan keadaan awal. Dan seterusnya Anda bisa melihat opsi-opsi jawaban yang lain akan salah. Soal UN Fisika 2017 no. 23 Perhatikan gambar tiga batang logam A, B, dan C yang ditempelkan berikut ini. Batang-batang tersebut mempunyai panjang dan luas penampang yang sama. Pada sisi bagian A diberi suhu 90oC dan pada sisi bagian C diberi suhu 30oC. Konduktivitas bahan kA = 2 kB = kC, maka suhu pada persambungan TAB dan TBC adalah … Pembahasan Ketika ujung-ujung batang diberi temperatur yang berbeda seperti pada gambar di atas, maka kalor akan dirambatkan secara konduksi agar terjadi kesetimbangan temperatur di sepanjang batang. Kesetimbangan temperatur berarti temperatur sama di mana-mana pada batang. Secara umum, cepat rambat kalor laju kalor secara konduksi dinyatakan dengan persamaan $$\frac{Q}{t} = \frac{{kA\Delta T}}{d}$$ Dimana Q = kalor yang dirambatkan, k = konduktivitas kalor bahan, A = luas penampang batang, $\Delta T$ = perbedaan temperatur di ujung-ujung batang, t = selang waktu, dan d = panjang batang. Untuk batang logam A, laju kalornya adalah $$\frac{{{Q_A}}}{t} = \frac{{{k_A}{A_A}\Delta T}}{{{d_A}}} = \frac{{{k_A}{A_A}\left {90 – {T_{AB}}} \right}}{{{d_A}}}$$ Untuk batang logam B, laju kalornya adalah $$\frac{{{Q_B}}}{t} = \frac{{{k_B}{A_B}\Delta T}}{{{d_B}}} = \frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}}$$ Untuk batang logam C, laju kalornya adalah $$\frac{{{Q_C}}}{t} = \frac{{{k_C}{A_C}\Delta T}}{{{d_C}}} = \frac{{{k_C}{A_C}\left {{T_{BC}} – 30} \right}}{{{d_C}}}$$ Sekarang, karena keadaan setimbang temperatur sama di seluruh benda, maka laju kalor Q/t harus sama dimana-mana. Mari kita samakan QA/t dengan QB/t lebih dahulu sebagai berikut. $$\frac{{{k_A}{A_A}\left {90 – {T_{AB}}} \right}}{{{d_A}}} = \frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}}$$ Karena kA = 2kB, serta luas penampang dan panjang batang logam semuanya sama AA = AB dan dA = dB, maka persamaan di atas dapat dituliskan menjadi $$\frac{{2{k_B}{A_B}\left {90 – {T_{AB}}} \right}}{{{d_B}}} = \frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}}\ \Rightarrow \ \ 2\left {90 – {T_{AB}}} \right = {T_{AB}} – {T_{BC}}$$ Atau $$3{T_A} = 180 + {T_{BC}}\ \ ……..\ \ 1$$ Selanjutnya kita samakan pula QB/t dengan QC/t sebagai berikut. $$\frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}} = \frac{{{k_C}{A_C}\left {{T_{BC}} – 30} \right}}{{{d_C}}}$$ Karena 2kB = kC, serta luas penampang dan panjang batang logam semuanya sama AB = AC dan dB = dC, maka persamaan di atas dapat dituliskan menjadi $$\frac{{{k_B}{A_B}\left {{T_{AB}} – {T_{BC}}} \right}}{{{d_B}}} = \frac{{2{k_B}{A_B}\left {{T_{BC}} – 30} \right}}{{{d_C}}}\ \ \Rightarrow \ \ {T_{AB}} – {T_{BC}} = 2\left {{T_{BC}} – 30} \right$$ Atau $${T_A} = 3{T_{BC}} – 60\ \ ……..\ \ 2$$ Substitusi persamaan 2 ke dalam persamaan 1 maka akan diperoleh TBC = 45oC selanjutnya dengan nilai TBC ini, kita dapat memperoleh bahwa TAB = 75oC. Soal UN Fisika 2017 no. 24 Air sebanyak 60 gram bersuhu 90o C kalor jenis air = 1 dicampur 40 gram air sejenis bersuhu 25oC. jika tidak ada faktor lain yang mempengaruhi proses ini, maka suhu akhir campuran adalah … Pembahasan Saat air yang bersuhu lebih tinggi dicampur dengan air yang bersuhu lebih rendah, maka air yang bersuhu tinggi akan memberikan sebagian energi kalornya kepada air yang bersuhu rendah. Akibatnya, air yang bersuhu lebih tinggi akan mengalami penurunan temperatur sedangkan air yang bersuhu lebih rendah akan mengalami kenaikan temperatur sehingga kedua suhu air tersebut sama besar, yakni terjadi kesetimbangan. Misalkan suhu akhir kedua air adalah Ta. Kalor yang diberikan oleh air yang bersuhu lebih tinggi $${Q_1} = {m_1}c \left {T – {T_a}} \right = \left {60\ {\rm{g}}} \right \left {1\ {\rm{kal}}\cdot {{\rm{g}}^{ – 1}}\cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}}} \right \left {90{^o}{\rm{C}} – {T_a}} \right = 60\ {\rm{kal}} \cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}} \cdot \left {90{^o}{\rm{C}} – {T_a}} \right$$ Kalor yang diterima oleh air yang bersuhu lebih rendah $${Q_2} = {m_2}c \left {{T_a} – T} \right = \left {40\ {\rm{g}}} \right \left {1\ {\rm{kal}} \cdot {{\rm{g}}^{ – 1}} \cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}}} \right \left {{T_a} – 25{^o}{\rm{C}}} \right = 40\ {\rm{kal}} \cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}} \cdot \left {{T_a} – 25{^o}{\rm{C}}} \right$$ Menurut asas Black, Q1 = Q2 sehingga $$40\ {\rm{kal}} \cdot {^{\rm{o}}}{\rm{C}} \cdot \left {{T_a} – 25{^o}{\rm{C}}} \right = 60\ {\rm{kal}} \cdot {^{\rm{o}}}C \cdot \left {90{^o}{\rm{C}} – {T_a}} \right$$ $$60{T_a} + 40{T_a} = 5400 + 1000 = 6400$$ Atau ${T_a} = \frac{{6400}}{{100}} = 64{^o}C$ Soal UN Fisika 2017 no. 25 Logam A dan logam B mula-mula bersuhu tinggi yang besarnya sama. Logam A dibiarkan di atas meja dalam ruangan bersuhu 32oC, sedangkan logam B dimasukkan dimasukkan ke dalam air bersuhu 25oC. Grafik yang sesuai dengan kejadian penurunan suhu untuk mencapai titik seimbang adalah … Pembahasan Karena mula-mula kedua logam memiliki suhu yang sama, maka titik awal kurva temperatur kedua logam haruslah sama. Karena logam B dimasukkan ke dalam air yang temperaturnya lebih rendah dari pada temperatur ruangan dimana logam A ditempatkan, maka penurunan temperatur logam B haruslah lebih rendah dari pada logam A. Hal ini dipenuhi oleh gambar D. Soal UN Fisika 2017 no. 26 Hubungan antara energi kalor dan perubahan suhu suatu benda bermassa 2 kg ditunjukkan pada grafik berikut. Nilai kapasitas kalor benda adalah … Pembahasan Kapasitas kalor benda didefinisikan sebagai jumlah kalor yang dibutuhkan oleh benda untuk mengubah temperaturnya temperatur naik atau turun tiap satu satuan kenaikan atau penurunan temperatur. Dalam bentuk persamaan matematis dapat dituliskan $C = \frac{{\Delta Q}}{{\Delta T}}$ Dari gambar dapat ditentukan bahwa $C = \frac{{5000}}{{50}} = 100\ {\rm{J}} \cdot {,^o}{{\rm{C}}^{ – 1}}$ Soal UN Fisika 2017 no. 27 Kisi difraksi mempunyai 4000 goresan tiap cm. Pada kisi tersebut didatangkan cahaya monokromatik dan menghasilkan garis terang orde kedua. Apabila sudut deviasinya 30o maka panjang gelombang cahaya adalah … 1 Å = 10-10 m Pembahasan Karena kisi difraksi mempunyai 4000 goresan tiap cm, maka lebar tiap goresan tersebut adalah 1/4000 = 0,25 x 10-3 =2,5 x 10-4 cm. Persamaan difraksi $d\ sin \theta = m\lambda $ Dimana d = lebar tiap goresan, $\theta$ = sudut deviasi, m = bilangan orde 0, 1, 2, dst…, dan $\lambda $ = panjang gelombang cahaya. Untuk menentukan panjang gelombang cahaya, persamaan di atas dapat ditulis menjadi $\lambda = \frac{{d\ sin \theta }}{m}$ Dengan memasukkan nilai-nilai yang diberikan akan diperoleh $$\lambda = \frac{{\left {2,5 \times {{10}^{ – 4}}} \rightsin {{30}^o}}}{2} = 0,625 \times {10^{ – 4}}\ {\rm{cm = 6}}{\rm{,25}} \times {\rm{1}}{{\rm{0}}^{ – 7}}\ {\rm{m}}$$ Karena 1 angstrom Å = 10-10 m, maka lambda = 6,25 x 10-7 m = 6250 Å Soal UN Fisika 2017 no. 28 Suatu sumber bunyi mengirim bunyi dengan daya rata-rata 16 x 10-7 pi watt. Di titik P nilai taraf intensitasnya 30 dB, maka letak titik P dari sumber bunyi adalah … Io = 10-12 Pembahasan Taraf intensitas dinyatakan dengan persamaan $$TI\left {{\rm{dB}}} \right = \left {10\ {\rm{dB}}} \right \times log \left {\frac{I}{{{I_o}}}} \right$$ dengan TI = taraf intensitas dalam satuan dB, I = intensitas gelombang dalam satuan watt/m2, dan Io = intensitas standar yang nilainya 1,0 x 10-12 watt/m2. Intensitas I sendiri tidak lain merupakan jumlah energi per satuan waktu energi per satuan waktu = daya per satuan luas permukaan gelombang. Diketahui bahwa energi rata-rata per satuan waktu daya adalah 16 x 10-7 pi watt. Di titik P, luas permukaan gelombang yang berbentuk bola karena gelombang suara dirambatkan dalam bentuk permukaan bola adalah 4piR2, dimana R adalah letak titik P dari sumber bunyi. Jadi $$I = \frac{{16 \times {{10}^{ – 7}}\pi }}{{4\pi {R^2}}} = \frac{{4 \times {{10}^{ – 7}}}}{{{R^2}}}$$ Sehingga $$TI\ dB = 10\ dB \times log \left {\frac{{4 \times {{10}^{ – 7}}}}{{1,0 \times {{10}^{ – 12}}{R^2}}}} \right$$ Atau $$\frac{{TI\ dB}}{{10\ dB}} = log \frac{{\left {4 \times {{10}^{ – 7}}} \right}}{{\left {1,0 \times {{10}^{ – 12}}} \right{R^2}}}\ \ \Rightarrow \ \ \frac{{30\ dB}}{{10\ dB}} = log \frac{{4 \times {{10}^5}}}{{{R^2}}}$$ $$3 = log \left {4 \times {{10}^5}} \right – log {R^2} = 5,6 – 2log R$$ $$2log R = 5,6 – 3 = 2,6\ \ \Rightarrow\ \ log R = 1,3\ \ {\rm{atau R = 19}}{\rm{,95}}\ {\rm{m}}$$ Soal UN Fisika 2017 no. 29 Persamaan gelombang berjalan yang merambat dari titik A ke titik B dinyatakan dengan y = 20 sin 20pit – 2,5x, dimana x dan y dalam cm. Besar kecepatan getar sebuah titik yang berjarak 2pi/3 cm dari titik A bila titik A telah bergetar 1/10 detik adalah … Pembahasan Dari persamaan gelombang $$y = 20sin \left {20\pi t – 2,5x} \right$$ Jika kita substitusi nilai x = 2$\pi $/3 ke dalam persamaan di atas maka kita akan memperoleh persamaan yang menyatakan posisi titik x = 2$\pi $/3 setiap saat. Pahami bahwa titik x = 2$\pi $/3 ini, seperti halnya titik-titik lainnya akan selalu bergetar selama gelombang merambat. Jadi $$y = 20sin \left {20\pi t – 2,5 \cdot \frac{{2\pi }}{3}} \right = 20sin \left {20\pi t – \frac{{5\pi }}{3}} \right$$ Jika posisi sebagai fungsi dari waktu kita ketahui maka kita dapat memperoleh kecepatan dengan mendiferensialkan persamaan posisi di atas terhadap waktu, yaitu $$v = \frac{{dy}}{{dt}} = \frac{d}{{dt}}\left {20sin \left[ {20\pi t – \frac{{5\pi }}{3}} \right]} \right = 400\pi cos \left {20\pi t – \frac{{5\pi }}{3}} \right$$ Untuk t = 1/10 detik, maka $$v = 400\pi cos \left {20\pi \cdot \frac{1}{{10}} – \frac{{5\pi }}{3}} \right = 400\pi cos \frac{\pi }{3} = 200\pi \ {\rm{cm/s}}$$ Soal UN Fisika 2017 no. 30 Suatu gelombang stasioner memenuhi persamaan y = 0,4 sin 4$\pi $x sin 80$\pi $ t dengan x dan y dalam meter dan t dalam sekon. Jarak simpul ketiga, keempat, dan kelima dari ujung pantul adalah …. Pembahasan Dari persamaan gelombang $$y = 0,4sin 4\pi x\ sin 80\pi \ t$$ Titik-titik simpul akan didapatkan pada saat $$sin 4\pi x = 0$$ Yang akan terpenuhi saat x = 0, x = ¼ , x = ½ , x = ¾, x = 1, x = 5/4, … Nilai x = 0 adalah simpul pertama ujung pantul, x = ¼ adalah titik simpul kedua, x = ½ adalah titik simpul ketiga, dan seterusnya. Sehingga jarak titik simpul ketiga adalah x = 1/2 = 0,5 m untuk simpul keempat x = 3/4 = 0,75 m, dan simpul kelima x = 1 m. Soal UN Fisika 2017 no. 31 Perhatikan gambar di bawah ini! Benda m ditarik dengan gaya F sejauh 10 cm lalu dilepaskan sehingga terjadi getaran dengan perioda 4 sekon. Grafik hubungan antara panjang simpangan terhadap waktu adalah … Pembahasan Pertama-tama balok berada pada jarak 10 cm kemudian dilepaskan. Grafik yang menunjukkan keadaan awal ini adalah gambar A sehingga semua opsi yang lain pasti salah. Perioda getaran adalah 4 sekon. Karena perioda adalah waktu yang diperlukan untuk bergerak dari sebuah kedudukan awal dan kembali ke kedudukan awal tersebut, maka hal tersebut ditunjukkan dalam opsi A. Bagaimana, mudah bukan?
soal un sma 2017 fisika